5/22/2020

Seberapa Sayangkah Kamu dengan Kucingmu?

Mei 22, 2020 0 Comments
Pic: From Google


Kami mempunyai tiga ekor kucing, dua ras persia medium short hair dan satu lagi kucing lokal. Dua ras persia berjenis kelamin jantan bernama Nokia dan yang betina bernama Xiaomi, sedangkan yang lokal adalah seekor jantan bernama Mito. Tetapi kurang lebih satu tahun yang lalu Xiaomi hilang, aku dan suami sudah berusaha mencarinya dan kami tidak menemukannya. Kami berharap Xiaomi ditemukan atau diambil oleh orang yang bertanggung jawab dan mau merawatnya dengan baik.

Kami juga kehilangan Nokia kurang lebih sekitar tiga bulan. Awalnya kami mengira hal biasa dia menghilang dan tidak pulang paling lama sekitar empat hari, karena kami sering membiarkannya bermain diluar. Bukannya kami tega membiarkannya berkeliaran diluar tapi saat aku dan suami bekerja kami sudah mengurungnya dalam rumah, agar tidak stress kami mmebiarkannya bermain diluar.

Alhamdulillah setelah kami mengikhlaskan Nokia tidak kembali terutama aku, aku yang paling sedih. Suatu ketika anak tetangga yang datang kerumah bilang jika melihat Nokia didepan rumahnya., kemudian suami datang melihat ternyata benar itu Nokia. Setelah kembali kerumah aku bertanya, "Mana Nokia?, ko ga diajak pulang". Suami menjawab, "Nokia galak, ini aku dicakar pas lagi mencoba mengelus dan ingin mengendongnya pulang". Benar saja saat suami menunjukan tangan kirinya sudah berdarah karena cakaran Nokia. Aku juga penasaran setelah kegiatan rumah selesai akupun bergegas melihat Nokia. Ternyata benar itu sungguh Nokia saat kupanggil namanya dia menoleh, tapi terlihat agak berbeda, raut wajahnya menjadi galak dan besar sekali badanya. Perlahan aku mendekatinya dan mencoba mengelusnya dengan perlahan, dan ... kaget seketika akupun terkena cakaran. Aku agak bingung bagaimana cara mengajaknya pulang sedangkan aku juga takut untuk mengendongnya, takut dicakar lagi. Akhirnya aku mendapatkan ide untuk mengambil makanan. Setelah aku pancing dengan dry food Nokia mau mengikutiku pulang kerumah. Lalu aku biarkan dia makan didepan rumah sambil mengawasinya.

Beberapa hari berlalu setelah kembali kerumah Nokia masih mempunyai kebiasaan lama yaitu main keluar, tapi kali ini dia kembali lagi. Setelah kurang lebih tiga bulan menghilang sepertinya yang menemukan atau mengurusnya tidak memandikannya sehingga bulu khasnya yang berwana abu muda dan hitam tipis terlihat kumal, tapi kami bersyukur Nokia menjadi lebih gemuk itu berarti diberi makan dengan cukup dan baik. 




4/30/2020

Cintamu pada-Nya

April 30, 2020 0 Comments


Pic: From Pinterest


Saat kau berbicara tentang cinta kepada Nya.
Saat itu kau juga mengajarkanku bagaimana cara mencintaimu.
Saat kau berbicara tentang kasih sayang-Nya kepada kita.
Saat itu kau juga sedang mengajarkanku bagaimana cara menyayangi dan mengasihimu.

Iya, semakin kau mendekat pada-Nya.
Akupun juga semakin dekat denganmu
Semakin kau mencintai-Nya.
Akupun begitu akan semakin mencintaimu.

Bagiku sebagaimanapun keadaanmu atau keadaan kita.
Selama kau mengutamakan ketaatan dan cintamu kepada-Nya itu sudah lebih dari cukup bagiku.
Selama itu juga hatiku akan lebih tenang, damai dan lebih bahagia untuk menyongsong masa depan kita.

Karena aku berharap kelak kita akan menjadi salah satu orang tua yang ikut berkontribusi melahirkan generasi yang kuat tauhid dan berakhlak. Jangan pernah bosan mengajariku dan bersabar denganku.

3/16/2020

Hikmah dibalik Setiap Peristiwa (1)

Maret 16, 2020 0 Comments


Random talk with My hubby on the way station ...

zi: ynk nikmat berangkat siangmu dicabut

zt: Hmm ... bukan dicabut sih tapi Allah gantikan dengan nikmat yang lain.

Lalu hening sejenak ...

Ketika Allah seolah mencabut nikmat, itu bukan dicabut justru Allah akan memberikan pengganti lebih dari sebelumnya.

Jika sebelumnya bisa dengan santai berangkat siang kamu sering sholat subuh mepet dan g sempat sholat sunah fajar. Jadi Allah memaksamu untuk bangun lebih pagi.

Berangkat pagi otomatis sampai tempat kerja juga pagi, kamu bisa memanfaatkan perjalanmu dengan menambah tilawah dan berdzikir. Sholat Dhuha juga lebih santai dan Insya Allah lebih khusu. Yang biasanya kamu sring mepet berangkat dan panik karena kesiangan berujung mengeluh dan menyalahkan orang lain semoga lebih tenang.

Dengan berangkat lebih pagi target ibadahmu lebih tertata hak Allah juga cepat selesai kamu tunaikan dan Insya Allah harimu jadi lebih tenang dan bermakna.

Hatimu tenang energi dan semangat positifpun yang akan kamu berikan dan tularkan.

Insya Allah haripun jadi berkah Aamiin.

#nurulmenulis
#nurulbercerita
#selftalk 






2/19/2020

Cukup dan Mencukupi

Februari 19, 2020 0 Comments


Riuh gemuruh pejuang angker cukup memecahkan konsentrasiku saat memikirkan tentang butuh dan hanya sekedar ingin. Dialog singkat dengan diri sendiri seketika ikut ambyar  karena kedatangan sang primadona (Baca: krl cikarang) haha!.

Iya ... ya, kenapa terkadang berat membendung gejolak keinginan yang berkobar demi memuaskan lapar mata. Padahal posisi neraca sudah tertata dan siap maraton untuk cash flow kebutuhan. Tapiiii ya kadang begitu ... you know lah perempuan suka tergoda olshop  hihi.

‎Terkadang juga timbul pemikiran walau hanya melintas saja, " Enak ya Dia bisa belanja bla bla ... setiap bulan", lalu buru-buru Istigfar karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan menerka nerka seolah tahu seluk beluk hidup orang lain, padahal juga belum memahami diri sendiri sepenuhnya.

Kembali lagi harus terus di ingat dan yang paling utama harus dipraktekan untuk terus memperluas rasa syukur dan meminimalisir mengeluh apalagi julid dengan hidup orang lain hanya karena iri kudu ditinggalin yes.

Allah pasti sudah menakar rezeki setiap hamba dengan berkecukupan dan tidak kurang dari apa yang hamba-Nya butuhkan bukan apa yang hamba-Nya inginkan. Tapi kita sendirilah yang terlalu banyak keinginan menuruti gaya hidup yang seharusnya bisa dikesampingkan atau bisa ditinggalkan tapi dipaksakan harus didapatkan. Sehingga apa yang seharusnya cukup akan kurang. Sah-sah saja punya keinginan tapi pertimbangkan kemampuan atau menabung dahulu sesuai urgensinya.

2/12/2020

Suatu malam distasiun

Februari 12, 2020 0 Comments


Suatu malam distasiun Cakung.

"Rul, mau apa?, somay atau buah?".

Suara mpo Eem memanggil ke arahku saat aku duduk di ujung bangku.

"Ada buah apa mpo?".

" Pisang Rul!" "Saya mau pisang aja mpo".

Kemudian aku mengulurkan tangan seraya memberikan uang 2.000 an untuk ku tukarkan satu buah pisang

Tak lama kemudian aku asyik makan pisang dan kembali fokus ke arah dunia dalam genggaman

Disampingku mpo Eem dan teman-teman lain asyik bercerita tenyang urusan kerumahtanggaan, sesekali aku menimpalinya.

Tiba-tiba suara teh Yuni berbicara dengan nada bercanda ke arahku. "Pelan-pelan kalau bicara ada anak gadis nih disamping".

"Haha anak gadis siapa teh, aku mah sudah punya suami", sambil tertawa.

"Nurul mah dah ada suami, kelihatanya aja masih gadis", celetuk mpo Eem.

Ga bohong rasanya senang juga dikira masih anak kuliahan atau belum kelihatan kalau sudah menikah, bukan hanya sekali dua kali. Padahal umur udah tuašŸ¤­.

Tapi ... bukan itu intinya, terkadang aku berfikir apakah sikap dan emosiku seperti anak-anak yang belum dewasa?. Tidak apa-apa jika penampilan dan muka masih muda tapi sikap dewasa. Khawatir muka dan penampilan tua tapi sikap masih kekanakan.

Karena kedewasaan tidak terpatok pada usia, bisa jadi yang usia muda sikapnya lebih dewasa. Bisa jadi yang usia tua tapi belum mencapai kedewasaan.

Semoga semakin bertambahnya usia, sikap dan emosi juga ikut mendewasa. Lebih bijak dan tidak egois.

@30haribercerita
#30haribercerita
#nurulbercerita
#nurulmenulis

1/17/2020

I Appreciate You Myself

Januari 17, 2020 0 Comments

"Assalamu'alaikum ... Hai kamu!, iya kamu!"

Terima kasih ya udah menemaniku sampai detik ini dengan penuh kesabaran. Mau bangkit dan terus berjuang meskipun berat.

Terima kasih mau terus  memggenggam dan terus meyakinkan saat aku mulai kehilangan kepercayaan diri.

Terim kasih untuk setiap senyum dan keceriaan yang kamu hadirkan.

Terima kasih sudah menjadi penghubung ku dengan Allah dan berusaha mencari tahu apa yang Allah mau.

Terima kasih saat aku bingung kamu mau terus belajar dan mencari tahu hal baru.

Maafkan aku yang sering khilaf dan dzolim sama kamu, terkadang memberikan kata dan afirmasi yang kurang baik.

Maafkan aku yang sering memaksakan kehendak padahal kamu sudah berbisik dengan lembut agar aku tidak terburu-buru, tapi tak ku hiraukan.

Maafkan aku jarang  memberikan apresiasi padamu, walaupun kamu tak memintanya, seharusnya tetap aku lakukan dengan penuh kesadaran.

Aku akan berusaha untuk selalu menjadi lebih baik, lebih sabar, pemaaf, tidak menunda pekerjaan dan lebih perduli dengan orang lain.

Dan aku sangat bersyukur dan bahagia Allah menghadirkanmu sebagai jiwaku. Kita hebat, kita kuat dan jangan lelah mengingatkanku saat lalai.

"I Appreciate You Myself".

@30haribercerita
#30haribercerita
#nurulbercerita 
#nurulmenulis